LIFE CYCLE STUDY OF MALARIA VECTOR ANOPHELES ACONITUS DONITZ IN THE LABORATORY

Barodji Barodji, Sularto T., Bambang Haryanto, Widiarti Widiarti, G. D. Pradhan, R. F. Shaw

LIFE CYCLE STUDY OF MALARIA VECTOR ANOPHELES ACONITUS DONITZ IN THE LABORATORY

Abstract


Anopheles aconitus Donitz, merupakan vector utama penyakit malaria di daerah-daerah sekitar persawahan di pulau Jawa, sejak tahun 1983 telah berhasil dikembangbiakkan di labo­ratorium. Siklus hidupnya dari telur sampai dewasa paling singkat selama 11 hari, sedang umum­nya antara 13 sampai 16 hari. Perkawinan terjadi sebelum nyamuk mengisap darah. Nyamuk mulai menghisap darah pada dua hari setelah muncul dari pupa dan bertelur dua sampai lima hari ke­mudian. Setelah bertelur nyamuk akan menghisap darah lagi. Dari munculnya nyamuk dewasa sampai bertelur yang pertama diperlukan waktu antara empat sampai tujuh hari, sedang peletakan telur berikutnya terjadi paling cepat dua hari dan paling lama lima hari setelah menghisap darah. Nyamuk generasi baru akan muncul setiap 15 hari sekali. Nyamuk jantan maupun betina dapat ber­tahan hidup sekitar 25 hari, sekitar 50% nyamuk jantan hidup lebih dari 13 hari dan nyamuk betina lebih dari 12 hari.


Keywords


Malaria; Anopheles aconitus; Nyamuk

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Buletin Penelitian Kesehatan (Bulletin of Health Research, p-ISSN: 0125-9695. e-ISSN: 2338-3453) is published by Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Ministry of Health of Republic of Indonesia
Main Indexing :

More...
Visitor Number : View BPK Statistics
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.