Pencegahan Penularan HIV/AIDS: Efektivitas Metode KIE “Aku Bangga Aku Tahu (ABAT)”

Shelly Iskandar, Achmad Chairul Hamdi, Merry Wijaya

Abstract


Abstract

The epidemic of HIV/AIDS in Indonesia is one of fastest growing among Asian countries. One of the efforts of the government to reduce HIV/AIDS cases is by implementing Information Education and Communication (IEC) which is so-called “Aku Bangga Aku Tahu (ABAT)”. However, the effectiveness of ABAT and its methods have not been evaluated. The aim of this study is to analyze the effectiveness of IEC of ABAT on knowledge, perception, stigma and HIV/AIDS behavioral prevention among selected high school students. This is a quantitative research, using pre-test, post-test, and control group of Quasi Experimental Design. A number of 221 students were chosen using multistage random sampling, divided into groups of single, multiple and control. The results of this study showed that the IEC of ABAT effectively increased knowledge, perception and preventive behavior, but it had not been able to reduce stigma. IEC of ABAT multiple sessions provided higher impact thanthat of the single session (p < 0.05). It is necessary to improve methods of IEC to encourage the improvement of knowledge, perception, and reduced stigma and HIV/AIDS risk behavior.

Keywords: behavior, HIV/AIDS, knowledge, perception, stigma

Abstrak

Laju peningkatan HIV/AIDS di Indonesia merupakan salah satu yang tercepat di Asia. Sebagai upaya pengendalian HIV/AIDS, pemerintah meluncurkan modul komunikasi informasi dan edukasi Aku Bangga Aku Tahu (KIE ABAT). Efektivitas metode dan KIE ABAT sampai saat ini belum pernah dilakukan evaluasi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas KIE ABAT terhadap pengetahuan, persepsi, stigma dan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada siswa/siswi SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian Quasi Experiment Design dengan Pre-test Post-test Control Group Design. Sebanyak 221 siswa berpartisipasi dalam penelitian yang dipilih menggunakan multistage random sampling, kemudian dibagi kedalam kelompok single, multiple dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KIE ABAT efektif meningkatkan pengetahuan, persepsi dan perilaku pencegahan, akan tetapi belum mampu menurunkan stigma. Simpulan berikutnya adalah KIE ABAT multiple session memberikan pengaruh yang lebih tinggi dibandingkan dengan single session. Untuk itu perlu penyempurnaan metode KIE agar dapat mendorong terjadinya peningkatan pengetahuan, persepsi, penurunan stigma dan peningkatan perilaku pencegahan HIV/AIDS. Kata kunci: HIV/AIDS, pengetahuan, perilaku, persepsi, stigma.


Keywords


HIV/AIDS, pengetahuan, perilaku, persepsi, stigma

References


Pusat Promosi Kesehatan Kemenkes RI. Buku Petunjuk Penggunaan Media KIE Versi Pelajar Aku Bangga Aku Tahu. 2012. [diunduh 28 Maret 2015]. Tersedia dari: http://www.promkes. depkes.go.id.

UNAIDS. Global Report: UNAIDS Report on the Global AIDS Epidemic 2013. [diunduh 12 Mei 2014]. Tersedia dari: http://www.unaids. org.

Ditjen PP & PL Kemenkes RI. Statistik Kasus HIV/AIDS di Indonesia dilapor s/d September 2014. [diunduh 6 September 2015]. Tersedia dari: http://www.depkes.go.id.

Arifin N. 44% Siswa SMA Anggap Hubungan Seks Hal Biasa. [diunduh 8 November 2015]. Tersedia dari: http://www.news.okezone.com.

Sigit A. Pelajar SMA Target Sasaran Pengguna Narkoba. [diunduh 8 November 2015]. Tersedia dari: http://www.krjogja.com.

Holzemer WL, Uys L, Makoae L, Stewart A, Phetlhu R, Dlamini PS, Greeff M, Kohi TW, Chirwa M, Cuca Y, Naidoo J. A Conceptual Model of HIV/AIDS Stigma from Five African Countries. Journal of Advanced Nursing. 2007; 58(6). [diunduh 14 September 2015]. Tersedia dari: http://onlinelibrary.wiley.com.

Bollinger L, Stover J, Zanou B. The Economic Impact of AIDS in Cote d'Ivoire. [diunduh 22 November 2015]. Tersedia dari: http://www. policyproject.com.

Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE). 2012. [diunduh 29 Juli 2015]. Tersedia dari: http://www.pom.go.id.

Dahlan MS. Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan. Deskrptif, Bivariat, dan Multivariat Dilengkapi Aplikasi Menggunakan SPSS. Jakarta : Salemba Medika; 2011. 10. Harper GW, Bangi AK, Sanchez B, Doll M, Perdaza A. A Quasi-Experimental Evaluation of A Community-Based HIV Prevention Intervention For Mexican American The Shero's Program. AIDS Education and Prevention. 2009; 21. [diunduh 22 September 2015]. Tersedia dari: http://www.guilfordjournals.com.

Takahashi LM, Tobin KE, To S, Ou S, Ma CH, Ao FKW, Candelario J. Chieh Mei Ching Yi: A Randomized Controlled Trial of A Culturally Tailored HIV Prevention Intervention for Chinese Massage Parlor Women in Los Angeles. AIDS Education and Prevention. 2013; 25(6). [diunduh 28 oktober 2015]. Tersedia dari: http:// www.guilfordjournals.com.

Salsabila. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengetahuan. 19 April 2009. [diunduh 30 September 2015]. Tersedia dari: http:// salsabilashafiraadin.blogspot.co.id.

Robin L, Dittus P, Whitaker D, Crosby R, Ethier K, Mezzof J, Miller K, Pappas-Deluca K. Behavioral Interventions to Reduce Incidence of HIV, STD, and Pregnancy Among Adolescents: A Decade in Review. Journal of Adolescent Health. 2004; 34:3-26. [diunduh 13 Oktober 2015]. Tersedia dari: http://www.researchgate. net.

Babalola S, Fatusi A, Anyanti J. Media Saturation, Communication Exposure and HIV Stigma in Nigeria. Social Science Medicine. 2009; 68(8). [diunduh 14 September 2015]. Tersedia dari: http://ncbi.nlm.nih.gov.

Mbonu NC, Borne Bvd, De Vries NK. Review Article Stigma of People with HIV/AIDS in Sub- Saharan Africa : A Literature Review. Journal of Tropical Medicine. 2009. [diunduh 25 Agustus 2015]. Tersedia dari: http://www.hindawi.com. 16. Glanz K, Rimer BK, Vishwanath K. Health Behavior and Health Education, Theory Research and Practice 4th Edition: Josey Bass A Wiley Imprint; 2008. [e-book]. 17. BKKBN, BPS, Kemenkes RI, USAID. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2012 Kesehatan Reproduksi Remaja. 2013. [diunduh 16 September 2013]. tersedia dari: http://www. bkkbn.go.id.

Lamb K, Pengetahuan Masyarakat Indonesia tentang HIV/AIDS Masih Rendah. [diunduh 9 Februari 2016]. Tersedia dari: http://www. voaindonesia.com.

Zebua A. Dampak Perkembangan Teknologi Informasi. 2015. [diunduh 17 Agustus 2016]; Tersedia dari: http;//www.kompasiana.com.

Seks Bebas itu Pilihan! [diunduh 9 Februari 2016]. Tersedia dari: http://www.news.okezone. com.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Buletin Penelitian Kesehatan (Bulletin of Health Research, p-ISSN: 0125-9695. e-ISSN: 2338-3453) is published by Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Ministry of Health of Republic of Indonesia
Main Indexing :

More...
Visitor Number : View BPK Statistics
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.