Brugia timori INFECTION IN LEKEBAI, FLORES: clinical aspects

Arbain Joesoef

Brugia timori INFECTION IN LEKEBAI, FLORES: clinical aspects

Abstract


Pengamatan filariasis pada penduduk Nualolo-Lekebai, Pulau Flores telah dilakukan pada bulan Februari 1975. Kampung Nualolo-Lekebai berpenduduk 680 jiwa, pekerjaan bertani dan menganut agama Nasrani. Kebiasaan hidup di antara penduduk di daerah ini adalah menyerahkan pelaksanaan pekerjaan berat pada kaum wanita, baik di rumah ataupun di kebun. Dalam perjalanan jauh baik ke kebun atau ke pasar, kaum wanitanya selalu berjalan kaki sedangkan kaum prianya menunggang kuda. Sejumlah 80% dari penduduk kampung ini telah diperiksa terhadap infeksi parasit filaria dan terhadap gejala filariasis. Dari hasil yang ditemukan ternyata penduduk kampung ini menderita infeksi Brugia timori dengan angka derajat infeksi sebesar 7.0% dan angka derajat elephantiasis sebesar 10.3%. Hal yang menarik yang ditemukan dalam pengamatan ini adalah tingginya angka derajat elephantiasis pada kaum wanita dibandingkan dengan pada kaum pria. Fenomena ini mungkin disebabkan oleh kebiasaan hidup kaum wanita di daerah ini sehari-hari yang bekerja lebih berat dan berjalan kaki lebih sering dan lebih jauh dibandingkan kaum prianya.


Keywords


Brugia timori; Filariasis

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Buletin Penelitian Kesehatan (Bulletin of Health Research, p-ISSN: 0125-9695. e-ISSN: 2338-3453) is published by Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Ministry of Health of Republic of Indonesia
Main Indexing :

More...
Visitor Number : View BPK Statistics
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.