EFFECT OF SINGLE DOSE OF MINOCYCLINE ON A CHLOROQUINE RESISTANT FALCIPARUM INFECTION FROM BALIKPAPAN, KALIMANTAN

J. Verdrager, Arwati Arwati

EFFECT OF SINGLE DOSE OF MINOCYCLINE ON A CHLOROQUINE RESISTANT FALCIPARUM INFECTION FROM BALIKPAPAN, KALIMANTAN

Abstract


Selain 3 kasus P. falciparum yang resistent terhadap chloroquine dari Samarinda (Verdrager & Arwati, 1974) baru-baru ini ditemukan lagi satu kasus juga dari Kalimantan Timur, tetapi dari daerah yang lain (Balikpapan).

Terhadap kasus yang terakhir ini dilaksanakan sensitivity test sesuai dengan standar WHO. Disamping test tersebut, kepada penderita diberikan pula sensitivity test dengan 300 mg minocycline secara single dose. Minocycline yang merupakan derivat dari tetracyclin mempunyai khasiat anti malaria. Pengobatan radical dapat dicapai (pada 9 penderita sukarela yang menderita malaria strain tdari Vietnam) sesudah 7 hari pengobatan. Dengan pemberian 300 mg minocycline base secara single dose, bentuk asexual dari parasite menghilang untuk jangka waktu 2 minggu. Effek ini sama dengan effek pemberian 1.500 mg chloroquine base, hanya hilangnya parasit bentuk asexual lebih lambat.

Pemberian pengobatan dengan minocycline dengan jangka yang lebih lama sebagai yang dikemukakan oleh WHO (1975) mungkin dapat mengobati radikal strain P. falciparum yang resistent terhadap chloroquine.


Keywords


Chloroquine; P. Falciparum; Minocycline

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Buletin Penelitian Kesehatan (Bulletin of Health Research, p-ISSN: 0125-9695. e-ISSN: 2338-3453) is published by Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Ministry of Health of Republic of Indonesia
Main Indexing :

More...
Visitor Number : View BPK Statistics
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.