Preferensi Aedes aegypti Meletakkan Telur pada Berbagai Warna Ovitrap di Laboratorium

Made Agus Nurjana, Ade Kurniawan

Abstract


ABSTRACT

Dengue Haemograffic fever is a vector borne disease which caused outbreaks and death. There is no applied vaccine until now, so the effort of prevention and control is to terminate chain of infection mosquito breeding. Factors which influenced  the female mosquitoe to lay their eggsare type of container, color, water, temperature, water source, humidity and environment condition. This study was conducted to determine the preferences of Ae. aegypti mosquitoes to lay aggs in various colors ovitrap in the laboratory of Balai Litbang P2B2 Donggala, January until March 2015. Three repetitions with plastic cup black, blue, white, yellow and pink have been performed with water and filter pappers. 30 mosquitoes blood saturation included in the containers with various colors. The result showed that most of female mosquito laid their eggs in plastic cup black (53,2%). ANOVA analysis showed that the diversity of colors ovitrap produce different the number of eggs Ae. aegypti in each type of countainer color. It is recommended to use black ovitrap for controling populations of Ae, aegypti in environment with regular monitoring.


Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit yang sering menimbulkan wabah dan dapat menyebabkan kematian. Sampai saat ini belum ditemukan vaksin sehingga pemberantasannya masih didasarkan pada pemutusan mata rantai penularan seperti pemberantasan sarang nyamuk. Beberapa faktor yang mempengaruhi proses bertelur nyamuk antara lain adalah jenis wadah, warna wadah, air, suhu, sumber air, kelembaban dan kondisi lingkungan. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui preferensi nyamuk Ae. aegypti untuk meletakkan telur pada berbagai warna ovitrap di Laboratorium Balai Litbang P2B2 Donggala bulan Januari sampai Maret 2015. Tiga kali pengulangan dengan mangkok plastik yang berwarna hitam, hijau, biru, putih, kuning dan merah muda. Nyamuk jenuh darah sebanyak 30 ekor dimasukkan kedalam kandang yang berisi mangkok plastik berbagai warna yang telah diberi air dan kertas saring untuk meletakkan telur. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa telur nyamuk paling banyak ditemukan pada mangkok berwarna hitam (53,2%). Analisis Anova menunjukkan bahwa keragaman warna menghasilkan jumlah telur Ae. aegypti tertangkap yang berbeda secara bermakna di masing-masing jenis warna kontainer, sehingga penggunaan ovitrap yang berwarna hitam disarankan untuk mengendalikan populasi nyamuk Ae. aegypti di lingkungan dengan pemantauan berkala.


Keywords


Demam Berdarah Dengue, Aedes aegypti, Ovitrap

References


Palgunadi BU, Rahayu A. Aedes aegypti Sebagai Vektor Penyakit Demam Berdarah Dengue. http://elib.fk.uwks.ac.id/asset/archieve/jurnal/vol2.no1.Januari2011/Aedes Aegypti Sebagai Vektor Penyakit Demam Berdarah Dengue.pdf. Accessed March 17, 2015.

Mulyatno KC. Morfologi, Klasifikasi, Siklus Hidup, Habitat dan Penyakit yang Ditularkan oleh Nyamuk Aedes sp. 2015. www.itd.unair.ac.id/files/pdf/aedes.pdf. Accessed January 27, 2015.

Widoyono. Penyakit Tropis Epidemiologi, Penularan, Pencegahan & Pemberantasannya. Jakarta: Penerbit Erlangga; 2005.

Nurhayati S, Santoso B, Rahayu A, et al. Pengendalian Populasi Nyamuk Aedes aegypti dan Anopheles sp sebagai Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria dengan Teknik Teknik Serangga Mandul (TSM). In: Seminar Nasional Keselamatan Kesehatan Dan Lingkungan VI. Jakarta: PTKMR-BATAN, FKM-UI, Kemenkes RI; 2010:163-171.

Some H. Nyamuk Demam Berdarah dan Warna Bak Mandi. 2009. www.buyungchem.wordpress.com/nyamuk-demam-berdarah/. Accessed January 23, 2014.

Sutarno. Dengue. Yogyakarta: MEDIKA; 2004.

Sulistiani E. Pembuatan Ovitrap (alat peragkap nyamuk). 2013. www.evasulistiani.blogspot.com/2013/04/pembuatan--ovitrap-alat-untuk-merangkap.html. Accessed January 28, 2015.

Alvin M, Pohan S. Hubungan Antara Warna Container Dengan Keberadaan Larva Aedes Sp. Di Desa Cikumpay, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Jakarta; 2008.

Suwasono H, Nalim S. Korelasi antara Evaluasi Kepadatan Aedes aegypti (L) dengan Ovitrap terhadap Kasus Demam Berdarah di Jakarta. In: Seminar Parasitologi Nasional V. Bogor; 1988.

Can O. Alasan Nyamuk Senang Hitam. 2011. www.kidsgen.blogspot.com/2011/08/alasan-nyamuk-senang-hitam.html. Accessed January 23, 2014.

Dahlan S. Mendiagnosis Dan Menata Laksana 13 Penyakit Statistik : Disertai Aplikasi Program Stata. 7th ed. Jakarta: CV Sagung Seto; 2010.

Nurjana MA, Wijaya J, Anastasia H, Risti. Preferensi Jentik Aedes aegypti terhadap Jenis Kontainer di Kota Palu. J Vektor Penyakit. 2008;2(1):9-14.

Veridiana NN, Ambar Gardjito T, Anastasia H, et al. Pengamatan Indeks Jentik dan Tempat Perkembangbiakan Aedes aegypti di Kota Palu. J Vektor Penyakit. 2008;2(1):1-7.

Burkot T., Handzel T, Schmaedick M., Tufa J, Roberts J., Graves P. Productivity of Natural and Artificial Containers for Aedes polynesiensis and Aedes aegypti in Four American Samoan Villages. Med Vet Entomol. 2007;21:22-29.

Chua KB, Chua I, Chua I, Chua KH, Komanwel P, Lumpur K. Differential Preferences of Oviposition by Aedes Mosquitos in Man-Made Containers Under Field Conditions. Southeast Asian J Trop Med Public Heal. 2004;35(3):599-607.

Derraik JGB, Slaney D. Influence of Container Aperture Size and Colour on Oviposition Preferences in Three New Zealand mosquitoes ( Diptera : Culicidae ). Ann Med Entomol. 2005;14:30-41.

Santoso J, Hestiningsih R, Wardani RS, Saryono. Pengaruh Warna Kasa Penutup Autocidal Ovitrap terhadap Jmlah Jentik Nyamuk Aedes Aegypti yang Tertangkap. J Kesehat Masy Indones. 2007;4(2):85-90.

Hoel DF, Obenauer PJ, Clark M, et al. Efficacy of Ovitrap Colors and Patterns for Attracting Aedes albopictus at Sub Urban Field Sites in North-Central Florida. J Am Mosq Control Assoc. 2011;27(3):245-251. doi:10.2987/11-6121.1.

Budiyanto A. Pengaruh Perbedaan Warna Ovitrap terhadap Jumlah Telur Nyamuk Aedes spp yang Terperangkap. Aspirator. 2010;2(2):99-102.

Budiyanto A. Karakteristik Kontainer terhadap Keberadaan Jentik Aedes aegypti di Sekolah Dasar. J Pembang Mns. 2012;6(1):1-9.

Sungkar S. Pemberantasan Demam Berdarah Dengue: Sebuah Tantangan yang Harus Dijawab. Maj Kedokt Indones. 2007;57(6):167-170.

Burkett DA, Butler JF. Laboratory Evaluation of Colored Light as an Attractant for Female Aedes Aegypti, Aedes Albopictus, Anopheles Quadrimaculatus and Culex Nigripalpus. Florida Entomol. 2005;88(4):383-389.

Rozilawati H, Tanaselvi K, Nazni WA, et al. Surveillance of Aedes albopictus skuse Breeding Preference in Selected Dengue Outbreak Localities, Peninsular Malaysia. Trop Biomed. 2015;32(1):49-64.

MacKay AJ, Amador M, Barrera R. An Improved Autocidal Gravid Ovitrap for The Control and Surveillance of Aedes aegypti. Parasit Vectors. 2013;6(1):225. doi:10.1186/1756-3305-6-225.

Barrera R, MacKay AJ, Amador M. A Novel Autocidal Ovitrap for The Surveillance and Control of Aedes aegypti. J Am Mosq Control Assoc. 2013;29(3):293-296. doi:10.2987/13-6345R.1.

Thavara U, Tawatsin A, Chompoosri J. Evaluation of Attractants and Egg-laying Substrate Preference for Oviposition by Aedes albopictus (Diptera: Culicidae). J vector Ecol. 2004;29(1):66-72.

Schaafsma E, Branca A, Bess E, Banfield M. Dengue and Zika Control : Stop the Spread with Trap-N-Kill ® Lethal Ovitraps. Wing Beats. 2016;27:5-8.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


BALABA was indexed by:

Visitor Number : View My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License