POLA PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR MINUM RUMAH TANGGA DI PULAU JAWA DAN INDONESIA BAGIAN TIMUR DALAM PERSPEKTIF GENDER (ANALISIS DATA RISKESDAS 2010)

Olwin Nainggolan, A Yudi Kristanto

POLA PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR MINUM RUMAH TANGGA DI PULAU JAWA DAN INDONESIA BAGIAN TIMUR DALAM PERSPEKTIF GENDER (ANALISIS DATA RISKESDAS 2010)

Abstract


Eksploitasi perempuan untuk memenuhi kebutuhan airuntuk rumah tangga bersumber dari dalam apalagi luar rumah dengan jarak yang jauh merupakan salah satu bentuk kekerasan terhadap perempuan. Tujuan analisis ini adalah untuk mengidentifikasi siapa saja yang biasa memenuhi kebutuhan air di rumah tangga bagi rumah tangga yang sumber air bersihnya bukan di dalam rumah. Akan dibandingkan pola pemenuhan kebutuhan air bersih di rumah tangga di Pulau Jawa dengan propinsi yang berada di Indonesia bagian Timur menggunakan data Riskesdas 2010. Selain itu juga akan dilakukan uji tabulasi silang dengan beberapa variabel antara lain dengan wilayah (Pulau Jawa dengan Indonesia Bagian Timur), dengan jarak dari rumah ke sumber air, waktu tempuh mengambil air, pendidikan kepala rumah tangga, pekerjaan kepala rumah tangga, serta status sosial ekonomi rumah tangga. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan analitik melalui uji X2 (Chi kuadrat Hasil analisis menunjukkan bahwa proporsi tertinggi dimana perempuan yang biasa membawa pulang air bersih ke rumah adalah Nusa Tenggara Barat (75,2%), diikuti Nusa Tenggara Timur (73,4%). Proporsi tertinggi dimana laki-laki paling biasa membawa air ke rumah terdapat di propinsi DKI Jakarta (78,7%), diikuti Banten (66,2%).


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



View JEK Statistics

Lisensi Creative Commons
Jurnal Ekologi Kesehatan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Jurnal Ekologi Kesehatan (The Indonesian Journal of Health Ecology, p-ISSN: 1412-4025, e-ISSN: 2354-8754) has been indexed by: