PROPORSI KEJADIAN SCHISTOSOMIASIS DI DATARAN TINGGI BADA KABUPATEN POSO SULAWESI TENGAH TAHUN 2010

Rosmini Rosmini, Risti Risti

Abstract


Schistosomiasis di Indonesia disebabkan oleh Schistosoma japonicum dan hanyaditemukan di tiga daerah di Sulawesi Tengah yaitu di Dataran Tinggi Napu, Dataran TinggiLindu dan Dataran Tinggi Bada yang merupakan daerah endemis baru schistosomiasis.Penelitian ini bertujuan untuk menilai proporsi kejadian schistosomiasis dan cakupanpegumpulan tinja di Kecamatan Lore Barat Dataran Tinggi Bada. Penelitian ini merupakanpenelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengansurvei tinja pada masyarakat umur dua tahun ke atas pada 6 desa yang ada di Kecamatan LoreBarat Dataran Tinggi Bada. Pemeriksaan tinja menggunakan metode Kato-Katz. Hasilpenelitian menunjukkan proporsi schistosomiasis di Kecamatan Lore Barat yaitu sebesar 5,9%dengan cakupan pengumpulan tinja sebesar 61,1%. Bila dibandingkan dengan proporsi diKecamatan Lore Barat, terdapat tiga desa yang mempunyai proporsi yang lebih tinggi yaitu diDesa Lengkeka sebesar 9,8%, Desa Lelio sebesar 8,2% dan Desa Tomehipi sebesar 6,8%.Cakupan pengumpulan tinja paling tinggi ditemukan di Desa Kageroa yaitu 85% dan palingrendah di Desa Kolori yaitu 49,9%.

Keywords


Schistosomiasis; S. japonicum; proporsi

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Penyakit Bersumber Binatang (p-ISSN: 2338-8978, e-ISSN: 2354-8851), Diterbitkan oleh: Loka Litbang P2B2 Waikabubak

Visitor :

web analytics

View My Stats

This Journal has been indexed by:

 


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.