Pertumbuhan Linier Anak Balita Gizi Buruk Mengikuti Rawat Jalan di Puskesmas

Astuti Lamid, Rika Rakhmawati

Abstract


ABSTRACT

Background. The prevalence of severe malnutrition among children under five years in Indonesia was still high. The out-patient treatment can improved the growth of Weight/Height (W/H) index only, but it did not show a decrease number of the stunted children. Objective. The objective of this study was to examine the linear growth of severe malnourished children based on Height/Age (H/A) index during 3 months following out-patient therapeutic care in health center. Method. A quasi experiment study was carried out at six health centers in Bogor. Consecutive sampling was done in selecting the subject then the subject were divided into two groups as control and experiment group. The criteria of subject were aged 8-36 months, severe wasting based on (W/H).The control group was given standard therapy while the experiment group given standard therapy plus micronutrient-fortified formula. Results. At the beginning the average of W/H index in control and experiment group were -3.45 + 0.76 and -3.23 + 0.44 Z-scores (p>0.05), while the average of H/A index were -2.87 + 1.1 and -3.25 + 0.77 Z- scores. At the end (follow-up), in control and experiment group achieved -2.62 + 0.64 and -2.45 + 0.70 Z- scores (p>0.05). While the average of H/A index in control and experiment group were -2.84 + 1.38 and -2.90 + 0.75 Z scores, there was no significant difference of H/A index between groups (p>0.05). Conclusion. Proportion of stunted subject in both groups were not changed at follow-up phase. Micronutient-fortified formula added into standard therapy had not improved H/A index of severe malnourished children. The study needed to prolong to give significant result on H/A index and nutrition counseling, caring activity should be added into out-patient treatment.

Keywords: malnourished, micronutrient, stunted.

ABSTRAK

Latar Belakang. Prevalensi anak balita gizi buruk masih tinggi di Indonesia. Penanganan rawat jalan hanya dapat meningkatkan pertumbuhan menurut indeks BB/TB, tetapi belum dapat memperbaiki pertumbuhan linier berdasarkan TB/U sehingga anak tetap pendek. Tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai status gizi anak gizi buruk berdasarkan indeks TB/U selama 3 bulan mengikuti rawat jalan di puskesmas. Metode. Desain penelitian ini adalah kuasi eksperimen yang dilakukan di enam puskesmas di Kabupaten Bogor. Cara pengambilan subjek secara consecutive, kemudian subjek dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan eksperimen. Kriteria subjek berusia 8-36 bulan, sangat kurus dengan Z-skor menurut indeks BB/TB <-3. Kelompok kontrol diberi perlakuan standar sedangkan kelompok eksperimen diberikan perlakuan standar ditambah formula makanan yang diperkaya zat gizi mikro. Hasil. Pada tahap awal, rerata Z-skor indeks BB/TB pada kelompok kontrol dan eksperimen sebesar -3.45 + 0.76 dan -3.23 + 0.44, sedangkan rerata Z-skor indeks TB/U adalah -2.87 + 1.19 dan -3.25 + 0.77 (p>0.05). Pada tahap lanjutan (follow-up), terjadi perbaikan status gizi berdasarkan indeks BB/TB, pada kelompok kontrol dan eksperimen mencapai -2.62 + 0.64 dan -2.45 + 0.70 Z skor, namun perbaikan antara kedua kelompok tidak nyata (p>0.05). Sedangkan rerata Z-skor indeks TB/U pada kelompok kontrol dan eksperimen yaitu -2.84+ 1.38 dan -2.90 +0.75, tidak ada perbedaan signifikan indeks TB/U antara dua kelompok (p> 0.05). Kesimpulan. Proporsi subjek stunting pada kedua kelompok tidak berubah pada tahap lanjutan. Formula makanan yang diperkaya dengan zat gizi mikro dalam kegiatan rawat jalan belum berhasil memperbaiki pertumbuhan linier menurut indeks TB/U subjek yang mengalami gizi buruk. Perpanjangan studi diperlukan agar dapat memberikan hasil yang signifikan pada status gizi menurut indeks TB/U. Kegiatan konseling gizi dan pengasuhan anak perlu ditambahkan dalam kegiatan rawat jalan di puskesmas.

Kata kunci:gizi buruk, zat gizi mikro, pendek.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Media Gizi Mikro Indonesia (Indonesian Journal of Micronutrient, p-ISSN: 2086-5198, e-ISSN: 2354-8746) is published by Balai Penelitian dan Pengembangan Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (Balai Litbang GAKI), Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Ministry of Health of Republic of Indonesia.

Kapling Jayan, Kec. Borobudur, Kabupaten Magelang

http://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/mgmi

Visitor Number:

shopify analytics ecommerce
View My Stats

Creative Commons License
Media Gizi Mikro Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Indexing: