Potensi Serbuk Daun Sirih (piper betle, Linn) Sebagai Larvasida Nyamuk Aedes aegypti

Betriyon Betriyon, Yahya Yahya

Potensi Serbuk Daun Sirih (piper betle, Linn) Sebagai Larvasida Nyamuk Aedes aegypti

Abstract


Abstract

Larvacide was compound/essence used to kill  larvae stadium. Many people used Piper betle to traditional medicine. Piper betle plant L,.has contents bioactive compound as flavonoid compound, atsiri volatile, polifenol, tannin, alkaloid and saponin which have quality as larvacide. Based on the case above, this research aim to put the experiment Piper betle of the Aedes aegypti mosquito instars IV. This was pure experiment research using complete random design. This research was done at laboratory . Larva used was  Aedes aegypti mosquito instars IV. Concentration used of this research was : 0,1; 0,2; 0,3; 0,4; 05 percent b/v. This research has control (+) was temephos 0,0001 persen, control (-) was aquades water not added anything. Observation done every hour up to all the larva death with the replication 5 times. Larva death cumulative data on 10th hour and 24 th used to calculate LC50 and LT50 used probit regression analysis than data analyzed using Levene’s test. The result of this research showed that the cost of LC50 piper betle plant L. on 10th hour was 0,54 ± 0,147 persen b/v, than on 24 hour LC50 on concentration 0,07 up to 0,28 percent b/v. the time needed to cross out 50 percent Aedes aegypti instar IV of the concentration 0,05 percent time needed 19. Based on a probit analysis of the relationship between the level of concentration with the number of larvae mortality, Piper betle have activities as larvacide of Aedes aegypti.

Keywods: piper betle leaf powder, larvacide, Aedes aegyti

Abstrak

Larvasida adalah senyawa/zat yang digunakan untuk membunuh stadium larva. Tanaman Piper betle, Linn. (sirih hijau) sudah banyak dimanfaatkan oleh kalangan masyarakat sebagai obat tradisional. Daun sirih hijau memiliki kandungan senyawa bioaktif seperti senyawa flavonoid, minyak atsiri, polifenol, tannin, alkaloid dan saponin yang dapat bersifat sebagai larvasida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat daun sirih hijau yaitu sebagai larvasida dengan menguji serbuk daun sirih hijau terhadap larva nyamuk Aedes aegypti instar IV. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental murni menggunakan rancangan acak lengkap. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Loka Litbang P2B2 Baturaja. Larva yang digunakan adalah larva nyamuk Aedes aegypti instar IV. Konsentrasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah : 0,1; 0,2; 0,3; 0,4; 0,5 persen b/v. pada penelitian ini terdapat kontrol (+) yaitu temefos 0,0001 persen, sedangkan kontrol (-) adalah air aquades yang tidak diberi tambahan apapun. Pengamatan dilakukan tiap jam sampai seluruh larva mati dengan replikasi sebanyak lima kali. Data kumulatif kematian larva pada jam ke-10 dan jam ke-24 digunakan untuk menghitung nilai LC50 dan LT50 dengan menggunakan analisis regresi probit, selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji Levene’s. Hasil analisis data menunjukan bahwa nilai LC50 serbuk daun sirih hijau pada jam ke-10 adalah 0,54 ± 0,147 persen b/v, sedangkan pada jam ke-24 adalah 0,28 sampai dengan 0,07 persen b/v. Waktu yang dibutuhkan untuk membunuh 50 persen larva Aedes aegypti instar IV pada konsentrasi 0,5 persen dibutuhkan waktu 19 jam. Berdasarkan analisis probit ada hubungan antara tingkat konsentrasi dengan jumlah kematian larva, serbuk daun sirih hijau memiliki aktivitas sebagai larvasida terhadap nyamuk Aedes aegypti.

Kata Kunci: Serbuk Daun Sirih, Larvasida, Aedes aegypti

Keywords


piper betle leaf powder, larvacide, Aedes aegyti

References


Judarwanto, W., 2007, Profil Nyamuk Aedes aegypti dan Pemberantasannya, http://www.childrenfamily.com., didownload pada tanggal 07 Juni 2009, Baturaja.

Kandun, I., 2006, Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue (PSN DBD) Oleh Juru Pemantau Jentik (Jumantik), Bakti Husada, Depkes. RI Drektorat Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Jakarta.

Ins, 2007, Flavonoid Dapat Mengurangi Resiko Penyakit Jantung, http://www.kalbe.co.id/index.php?mn=news&tipe=detail&detail=18892#, didownload pada tanggal 28 Mei 2009, Baturaja.

Aplebaum, S.W. & Birk, Y, 1979, Saponin In : Herbivor Interaction With Secondary Plant Metabolite Ed.: Rosental G.A. & Jansen, D.A. Academic Press. New York. London. PP 553-558

Siregar, N.E.S, 2005, ” Kandungan Senyawa Kimia Ekstrak Daun Lengkuas (Lactuca indica, L.), Toksisitas dan Pengaruh Sublethal terhadap Mortalitas Larva Nyamuk Aedes aegypti” Fakultas Matetika dan IPA, USU. Medan.

Sudarmo, 2005, Demam Berdarah (Dengue) pada Anak, UI-Press, Jakarta.

Suadi, 2005, Pengembangan Minyak Atsiri di Kalbar, http://www.pontianakpost.com/berita/kirim.asp?berita=Opini&id=81012, didownload pada tanggal 28 Maret 2008, Baturaja.

Novitry, F. 2008, Uji Ekstrak Etanol Daun Sirih Hijau (Piper betle, Linn).) sebagi Larvasida Aedes aegyti. FKM Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



SPIRAKEL (p-ISSN: 2086-1346, e-ISSN: 2354-8819) is published by Loka Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Baturaja, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Ministry of Health of Republic of Indonesia

Indexing:

Visitor Number : 

free
web stats
View My Stats

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Internasional License