EKSPLORASI TUMBUHAN OBAT DI CAGAR ALAM SIGOGOR PONOROGO JAWA TIMUR

Yuli Widiyastuti, M Bakti Samsu Adi, Tri Widayat

Abstract


Kawasan hutan merupakan kantong-kantong biodiversitas tumbuhan obat. Cagar Alam Sigogor  di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur, merupakan kawasan potensial yang memiliki keragaman tumbuhan obat dan belum banyak diteliti. Ekplorasi tumbuhan obat di kawasan Cagar Alam Sigogor bertujuan untuk mengetahui keragaman, keberlimpahan dan pengetahuan masyarakat sekitar tentang keberadaan tumbuhan obat tersebut. Metode yang digunakan yaitu survey eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan berupa data sekunder dan primer hasil pengamatan  lapangan dan studi literatur hasil penelitian sebelumnnya. Hasil kegiatan eksplorasi terdata sebanyak  43 spesies tumbuhan obat dari 31 famili. Habitus tumbuhan obat yang ditemukan sebagian besar adalah terna (39,5%), kemudian jenis pohon (23,25%) dan yang paling sedikit adalah semak (6,9%). Bagian tanaman obat yang paling banyak dimanfaatkan adalah daun dan herba, sedangkan yang paling sedikit dimanfaatkan adalah bunga. Kawasan CA Sigogor memiliki potensi sebagai sumber plasma nutfah tumbuhan obat dan masih membutuhkan penelitian lanjut mencakup wilayah yang lebih luas.

Kata kunci: eksplorasi, tumbuhan obat, Sigogor, Ponorogo.


Keywords


eksplorasi, tumbuhan obat, Sigogor, Ponorogo

References


Bruenig E.F. 1995. Conservation and Management of Tropical Rain Forest: An Integrated Approached to Sustainability. CAB Internationa

Farb Peter. 1982. HUTAN, Tri Pustaka, Jakarta.

Heyne, K. 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia Vol. 1-4. Yayasan Sarana Wana Jaya. Jakarta.

Hutton, W. 1997. Tropical Herbs and Spices of Indonesia. Periplus Edition (HK) Ltd. Singapore

Padua de L.S., N Bunyapraphahatsara, and Lemmens RHJMI. 1999. Plants Resources of South East Asia 12(1): Medicinal and Poisonous Plants. PROSEA, Bogor, Indonesia.

Primack, R.B. 1998. Biologi Konservasi. Penerbit Yayasan Obor Indonesia. Jakarta.

Rugayah, Elizabeth A.W., Praptiwi (Edt).. 2004. Pedoman Pengumpulan Data Keanekaragaman Flora, Pusat Penelitian Biologi, Bogor.

Setyawati Titiek. 2010. Pemanfaatan pohon berkhasiat obat di cagar alam gunung Picis dan gunung Sigogor, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, 7(2): 177-192.

Soerianegara I dan A Indrawan, 1983. Ekologi Hutan Indonesia. Departemen Kehutanan-IPB, Bogor.

Uji T. 2003. Keanekaragaman dan Potensi Flora di Cagar Alam Muara Kendawangan, Kalimantan Barat. Biodiversitas. 4(1): 112-117.

Wiart C., 2012. Medicinal Plants of China, Korea and Japan: Bioresources for Tomorow Drug and Cosmetics, CRC Press, London, New York. P 421.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Jurnal Tumbuhan Obat Indonesia (Journal of Medicinal Plant Indonesia, p-ISSN : 1979-892X, e-ISSN : 2354-8797) is published by Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tumbuhan Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu.

Indexed by:

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Visitor number: View My Stats