USE OF MOTORCYCLE HELMETS IN YOGYAKARTA : SOME OBSERVATIONS AND COMMENTS

Peter Conrad

USE OF MOTORCYCLE HELMETS IN YOGYAKARTA : SOME OBSERVATIONS AND COMMENTS

Abstract


Cedera kepala merupakan sebab utama kematian dalam kecelakaan sepeda motor. Penelitian di Ame­rika Serikat, menunjukkan pemakaian helm mengurangi risiko cedera dan kematian. Penelitian ini mene­liti ketaatan terhadap peraturan pemakaian helm di Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui observasi sistematik (N=9242) dan wawancara terbuka (n=150) di lima jalan utama yang berbeda di seluruh kota. Ketaatan umum terhadap peraturan pemakaian helm adalah 87% untuk pengemudi, dengan variasi kepen­tingan terhadap waktu dan tempat.Hanya 55% pengemudi memakai helm dengan baik (dengan tali di ikatkan) dan hanya 20% penumpang memakai helm. Jadi hanya 50% orang yang naik sepeda motor terlindungi secara maksimum. Di dalam wawancara, responden mengatakan ketidak-enakan fisik dan "malas" sebagai alasan paling umum untuk tidak memakai helm; beberapa orang menyatakan helm tidak perlu di jalan-jalan kota dan di waktu malam. Wawancara mengisyaratkan bahwa orang yang naik sepeda motor memakai helm kebanyakan karena takut di tegur polisi dan responden hanya tahu sedikit tentang nilai keselamatan helm.

Banyaknya pemakaian helm sekarang ini merupakan ketaatan semu ("token compliance") terhadap peraturan. Dari hasil studi diusulkan cara-cara agar keselamatan pemakaian helm di Indonesia bisa di­tingkatkan.

Keywords


Motorcycle Helmet Usage; Helmet Compliance; Head Injury Protection

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Buletin Penelitian Kesehatan (Bulletin of Health Research, p-ISSN: 0125-9695. e-ISSN: 2338-3453) is published by Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Ministry of Health of Republic of Indonesia
Main Indexing :

More...
Visitor Number : View BPK Statistics
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.