Perbedaan Faktor Sosiodemografi dan Status Gizi Pasien Tuberkulosis dengan dan Tanpa Diabetes Berdasarkan Registri Tuberkulosis-Diabetes Melitus 2014

Agus Dwi Harso, Armaji Kamaludi Syarif, Dona Arlinda, Retna Mustika Indah, Aris Yulianto, Arga Yudhistira, Muhammad Karyana

Abstract


Countries with high Tuberculosis (TB) burden such as Indonesia will be affected by increased comorbidity of Diabetes Mellitus (DM). The increasing trend of TB cases with DM and interaction between the two require high vigilance. The magnitude of the problem can be known through the registry. From this registry data, can be obtained a picture of the characteristics of tuberculosis patients with and without DM. Data were collected retrospectively from medical record data who were abstracted into Case Report Form (CRF) at seven participating registry hospitals during January–December 2014. Of the 1,239 TB patients recruited, 13.4% were TB with DM. The majority of TB patients graduate from high school with income of 1–3 million rupiah per month. Patients with DM comorbidities are mostly men of normal weight between the ages of 45–54 years. While patients without DM comorbities are mostly men with a weight less aged between 25–34 years. Under the TB-DM Registry 2014, TB and DM comorbidities are more common in older patients and are relatively overweight than TB without DM.

Abstrak

Negara dengan beban tinggi tuberkulosis (TB) seperti Indonesia akan terkena dampak dari meningkatnya komorbiditas diabetes melitus (DM). Kecenderungan peningkatan kasus TB dengan DM dan interaksi antara keduanya memerlukan kewaspadaan tinggi. Besaran masalah dapat diketahui melalui registri. Dari data registri ini, dapat diperoleh gambaran karakteristik pasien TB dengan dan tanpa DM. Data dikumpulkan secara retrospektif dari data rekam medis yang diabstraksi ke dalam case report form (CRF) di tujuh rumah sakit peserta registri selama bulan Januari–Desember 2014. Dari 1.239 pasien TB yang direkrut, 13,4% adalah TB dengan DM. Mayoritas pasien TB tamat SMA dengan penghasilan 1–3 juta per bulan. Pasien dengan komorbiditas DM kebanyakan laki-laki dengan berat badan normal berusia antara 45–54 tahun. Sedangkan pasien tanpa komorbiditas DM kebanyakan adalah laki-laki dengan berat badan kurang berusia antara 25–34 tahun. Berdasarkan Registri TB-DM 2014, komorbiditas TB dan DM lebih banyak ditemukan pada pasien yang berusia lebih tua dan relatif lebih berat badannya dibandingkan TB tanpa DM.


Keywords


tuberkulosis; diabetes melitus; usia; jenis kelamin; pendidikan; sosial ekonomi; status gizi; registri

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Media of Health Research & Development)Indexed on:

p-ISSN: 0853-9987
e-ISSN: 2338-3445
Published by: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Jalan Percetakan Negara No.29
Jakarta Pusat 10560
Indonesia



Visitor of MPK : View My Stats
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Copyright©2016-Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan