Pelatihan Soft Skill Caring Meningkatkan Kualitas Pelayanan Keperawatan dan Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Kota Bandung

Eny Kusmiran

Abstract


Kualitas perawat ditentukan oleh kompetensi hard dan soft skill. Caring sebagai bagian dari soft skill adalah esensi mendasar pada profesi perawat. Penilaian pasien mengenai soft skill caring perawat adalah indikator dari kualitas pelayanan keperawatan. Tujuan penelitian untuk mengembangkan model pelatihan soft skill caring dan mengidentifikasi model tersebut terhadap kualitas keperawatan dan kepuasan pasien. Desain pra-eksperimen dengan pretest-posttest tanpa kontrol dengan melibatkan 53 perawat dan 53 pasien pada dua rumah sakit swasta di Kota Bandung. Instrumen penelitian diadaptasi dari Caring Nurse Patient Interactions Scale (CNPI) dan kepuasan pasien diadaptasi dari patient satisfaction with nursing care. Intervensi terdiri dari (1) pemberian materi selama 3 hari, (2) post pelatihan 2, 4 dan 6 minggu. Analisis data dilakukan untuk melihat perubahan penilaian soft skill caring perawat serta kepuasan pasien sebelum dan sesudah intervensi-pelatihan menggunakan uji paired t-test. Analisis General Linier Model Repeated Measure (GLM-RM) dipergunakan untuk analisis follow-up 4 dan 6 minggu. Hasil penelitian menunjukkan model pelatihan soft skill caring terbukti efektif meningkatkan penilaian perawat dan kepuasan pasien, serta dapat dimanfaatkan bagi perawat di rumah sakit.

References


Morrison, P., & Burnard, P. (1997). Caring & Communicating:The Interpersonal Relathionship in Nursing. New York: Palgrave.

Watson, J. (2007). Watson’s Theory of Human Caring and Subjective Living Experiences: Carative Factor/Caritas Processes as a Disciplinary Guide to the Professional Nursing Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, Vol. 1, No. 2, Desember 2017 Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, Vol. 1, No. 2. Desember 2017

Practice. Danish Clinical Nursing Journals, 16(1), 129–135.

Hayes, john. (2002). Interpersonal Skills at Work (Second ed). New York: Routledge.

Tsai, L.-Y., Shan, H., & Mei-Bei, L. (2006). Evaluation of a patient centered e-nursing and caring system. Studies in Health Technology and Informatics, 122, 771. Retrieved from http:// www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/17102372

World Health Organization. (2000). Issue in Health Services Delivery Improving Provider Skills. Genewa

Phillips, J. J., & Stone, R. D. (2000). How to Measure Training Result. New York: The McGraw-Hill Companies. http://doi. org/10.1036/0071406263

Strickland, O. L., & DiIorio, C. (2003). Measurement of nursing outcomes (2nd ed). New York: Springer Publishing Company, Inc

Blanchard, P. N., & Thacker, J. W. (2004). Effective Training: Systems, Strategies, and Practices (Second). New Jersey: Pearson Prentice Hall. 9. Chapman, A. J., & Gale, A. (1982). Psychologi and People. London.

Finch,L.R.(2008).DevelopmentofaSubstantive Theory of Nurse Caring. International Journal for Human Caring for Human Caring for Human Caring, 12(1), 25–32.

Menteri Kesehatan RI. (2013). Peraturan Menkes RI tentang Komite Keperawatan Rumah Sakit (Permenkes Nomor 49 Tahun 2013). Jakarta, Kemenkes. Diakses dari http://bprs.kemkes. go.id/v1/uploads/pdffiles/peraturan/27%20 PMK%20No.%2049%20ttg%20Komite%20 Keperawatan%20RS.pdf

Departemen Kesehatan RI. (2006). Pedoman Pengembangan Jenjang Karir Profesional Perawat. Jakarta: Direktorat Bina Pelayanan Keperawatan

Cossette, S., Cara, C., Ricard, N., & Pepin, J. (2005). Assessing nurse-patient interactions from a caring perspective: Report of the

development and preliminary psychometric testing of the Caring Nurse-Patient Interactions Scale. International Journal of Nursing Studies, 42(6), 673–686. http://doi.org/10.1016/j. ijnurstu.2004.10.004 14. Dedi, B. (2007). Perilaku Caring Perawat Pelaksana di Rumah Sakit Immanuel Bandung Grounded Theory. Universitas Indonesia. 15. Donabedian, A. (2003). An Introduction to Quality Assurance in Health Care. (R. Bashshur, Ed.). New York: Oxford University Press, Inc. http://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004 16. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. (2014).Undang-Undang tentang Tenaga Kesehatan (UU RI Nomor 36 tahun 2014). Jakarta, Kemenkes. Diakses dari http://hukor. kemenkes.go.id/uploads/produk_hukum/UU No 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan.pdf. 17. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. (2014).Undang-Undang tentang Keperawatan (UU RI Nomor 38 tahun 2014). Jakarta, Kemenkumham RI. Diakses dari http:// peraturan.go.id/uu/nomor-38-tahun-2014.html 18. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. (2009).Undang-Undang tentang Kesehatan (UU RI Nomor 36 tahun 2009). Jakarta, Depkes. Diakses dari http://www.depkes.go.id/resources/ download/general/UU Nomor 36 Tahun 200 tentang Kesehatan.pdf 19. Persatuan Perawat Nasional Indonesia. (2005). Standar Kompetensi Perawat Indonesia. Jakarta:PPNI. 20. Tsai, Y., Wang, Y., Chen, L., & Chou, L. (2015). Effects of a care workshop on caring behavior and job involvement of nurses. Journal of Nursing Education and Practice, 5(8), 1–7. http://doi.org/10.5430/jnep.v5n8p1. 21. Watson, J. (2008). Nursing The Philosophy and Science of Caring (Revised). Colorado,: University Press of Colorado. 22. Watson, J. (2009). Assessing and Measuring Caring in Nursing and Health Sciences. New York: Springer Publishing Company, LLC.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan (Jounal of Health Service Research and Deveplopment, p-ISSN: 2598-8573. e-ISSN: 2599-1388) is published by Center for Health Resources and Service Research and Development, National Institute of Health Research and Development, Ministry Health of Republic of Indonesia

Indexed on:

Visitor Number : 

Web
Analytics Made Easy - StatCounter
View My Stats

Lisensi Creative Commons

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License..