HUBUNGAN PEMBERIAN INSENTIF DETEKSI BUMIL RISTI DENGAN UPAYA PENURUNAN KEMATIAN IBU DI KABUPATEN KAMPAR 2012

Nova Lestari

HUBUNGAN PEMBERIAN INSENTIF DETEKSI BUMIL RISTI DENGAN UPAYA PENURUNAN KEMATIAN IBU DI KABUPATEN KAMPAR 2012

Abstract


Latar belakang: Angka kematian ibu (AKI) di Indonesia masih tinggi jika dibandingkan dengan target Millenium Development Goals (MDGs) tahun 2015. Berbagai upaya memang telah dilakukan untuk menurunkan kematian ibu, salah satunya pemberian insentif bagi bidan desa untuk mendeteksi seluruh ibu hamil berisiko tinggi.  Tujuan: Melihat penurunan AKI dengan adanya pemberian insentif dalam mendeteksi ibu hamil risti.  Metode: Jenis penelitian adalah observasional analitik komparatif, dengan desain cross sectional. Sumber data yaitu Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar selama 5 (lima) tahun dari tahun 2007 hingga 2011.  Hasil: K1 dan K4 tidak berkorelasi dengan kematian ibu (r<0,5). Cakupan deteksi bumil risti dan cakupan bumil risti tertangani memiliki korelasi yang cukup kuat dengan kematian ibu (nilai r masing-masing 0,8333 dan 0,8253). Kedua variabel tersebut memiliki arah negatif, artinya semakin tinggi cakupannya maka semakin rendah kematian ibu. Cakupan bumil risti tertangani memiliki hubungan bermakna dengan kematian ibu (nilai p<0,05). Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan  memiliki korelasi dengan kematian ibu (nilai r=0,6732). Arah hubungan negatif menunjukkan semakin tinggi cakupan pertolongan persalinan oleh nakes maka semakin rendah kematian ibu.  Kesimpulan: Hasil analisis memperlihatkan tidak ada hubungan antara insentif bidan desa untuk mendeteksi ibu hamil risiko tinggi dengan kematian ibu.  
Kata kunci: Insentif deteksi bumil risti, kematian ibu

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Kesehatan Reproduksi (p-ISSN: 2087-703X, e-ISSN: 2354-8762) indexed by: