DIABETES MELLITUS PADA PEREMPUAN USIA REPRODUKSI DI INDONESIA TAHUN 2007

Sri Wahyuni, Raihana N Alkaff

DIABETES MELLITUS PADA PEREMPUAN USIA REPRODUKSI DI INDONESIA TAHUN 2007

Abstract


Latar Belakang: PadaRiskesdas tahun 2007 hanya terdapat data prevalensi diabetes melitus (DM) pada penduduk usia ≥ 15 tahun yaitu sebesar 5,7 persen pada penduduk daerah perkotaan. Sementara informasi mengenai prevalensi DM pada perempuan usia reproduksi (15-49 tahun) atau usia subur di Riskesdas tahun 2007 belum tersedia. Pada usia tersebut perempuan sedang aktif melakukan kehamilan, jika diabetes terjadi pada saat kehamilan, hal tersebut akan berbahaya bagi janin dan ibu. Tujuan: Mengetahui gambaran DM dan faktor risikonya pada perempuan usia reproduksi di Indonesia tahun 2007. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan disain studi potong lintang (cross sectional). Data yang digunakan adalah data Biomedis Riskesdas 2007.  Hasil: Terdapat 3,6 persen penderita DM pada perempuan usia reproduksi, persentase faktor risiko diabetes pada perempuan usia reproduksi yaitu obesitas 29,6 persen, kurang aktivitas fisik 52,5 persen, merokok 26,9 persen, sering mengkonsumsi lemak 16,7 persen, kurang konsumsi buah dan sayur 97,3 persen dan rata-rata usia perempuan reproduksi adalah 32 tahun.  Kesimpulan: Persentase DM pada perempuan usia reproduksi adalah sebesar 3,6%, oleh karena itu perlu diwaspadai untuk penurunan dan pencegahan kejadian DM pada perempuan usia reproduksi melalui pencegahan pada faktor risikonya.  
Kata kunci: Diabetes Melitus (DM), perempuan usia reproduksi, gestasional diabetes melitus (GDM)

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Kesehatan Reproduksi (p-ISSN: 2087-703X, e-ISSN: 2354-8762) indexed by: