PRAKTEK PENYAPIHAN DINI SERTA HUBUNGANNYA DENGAN KEADAAN SOSIAL EKONOMI DAN WILAYAH TEMPAT TINGGAL

Joko Pambudi, Reviana Christijani

Abstract


ABSTRACT

The most dominant factor influences the infant health is breast milk. Mothers who are no longer breastfed infants 0-6 months old are said practice an early weaning patterns. Early weaning patterns in which breastfeeding is replaced with complementary foods tend to lead tomalnourishedchildren.Studying the early weaning practice of infants 0-6 months old in correlation to socioeconomic and geographical conditions. Samples were households with infants 0-6 months old in 33 provinces in Indonesia available in Riskesdas 2013 data, was about 7935 households.Data were obtained from questionnaire of RKD13 Block Jb; Breast milk and complementary foods and RKD13 Block III; Block IV included education, work, economic/quintile, and geography. Household categories were household that were practicing early weaning pattern to their babies 0-6 months old.Thedata analysis showed about 6.7 percent infants already got early weaning practices in 0-6 months old. When it was associated with the number of people in Indonesia in 2015 about 250 million people, then the very young baby already weaned around 1.2 million inhabitants. It was known that there was a correlation between the status of working mothers, education, and the place of residence to early weaning patterns. Early weaning practices of infants was influenced by several factors. Factors of education, occupation, economic status, and residential geography influencedthe early weaning practices.

 

ABSTRAK

Faktor yang paling dominan mempengaruhi kesehatan bayi adalah air susu ibu (ASI). Ibu yang tidak lagi memberikan ASI pada bayi usia 0-6 bulan dikatakan sebagai praktek penyapihan dini.Pola penyapihan dini dimana pemberian ASI digantikan dengan makanan pendamping ASI (MP-ASI) cenderung mengakibatkan anak kurang gizi. Mempelajari praktek penyapihan dini bayi usia0-6 bulan serta kaitannya dengan keadaan sosial ekonomi dan geografi. Sampel adalah rumah tangga yang memiliki bayi usia 0-6 bulan di 33 provinsi di Indonesia yang tersedia dalam data Riskesdas 2013, yaitu berjumlah 7935 Rumah tangga. Data diperoleh dari kuesioner RKD13 yaitu Blok Jb; ASI dan MPASI dan RKD13 Blok III; dan Blok IV meliputi variabel pendidikan, pekerjaan, status ekonomi/kuintil, dan keadaan geografi. Kategori Rumah tangga adalah RT yang sudah melakukan penyapihan dini terhadap bayinya yang berusia 0-6 bulan. Berdasarkan hasil analisis data riskesdas 2013 diperoleh informasi sebanyak 6,7 persen bayi telah disapih pada usia 0-6 bulan. Bila dikaitkan dengan jumlah penduduk di Indonesia tahun 2015 yang diperkirakan sekitar 250 juta jiwa, maka bayi berusia 0-6 bulan yang telah disapih berkisar 1,2 juta jiwa. Diketahui bahwa terdapat hubungan antara status ibu bekerja, pendidikan, dan wilayah tempat tinggal terhdap pola penyapihan dini. Praktek penyapihan dini bayi dipengaruhi beberapa faktor.Faktor pendidikan, pekerjaan, status ekonomi, dan geografi tempat tinggal mempengaruhi praktik penyapihan bayi secara dini.

Keywords


early weaning pattern; economic status/quintile; education; occupation

References


Yusria. Pengaruh dukungan keluarga pada ibu dalam meningkatkan durasi menyusui sampai dengan usia 6 bulan di kota Langsa. Tesis. Yogyakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, 2011.

World Health Organization. Global strategy for infant and young child feeding. Geneva: World Health Organization, 2003.

Nugroho. Konsep penyapihan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011.

Marmi. ASI saja mama..: berilah aku ASI karena aku bukan anak sapi: panduan lengkap manajemen laktasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012.

Djaiman SPH, dan Sihadi. Besarnya peluang usia penyapihan anak baduta di Indonesia. Media Litbang Kesehatan. 2009 XIX(1):1-8.

Deba U. Perbedaan status gizi antara bayi yang diberi asi eksklusif dengan bayi yang diberi mp-asi dini di puskesmas perumnas Kota Kendari. J SELAMI IPS. 2007;2(21).

Stuebe A. The Risks of not breastfeeding for mothers and infants. Rev Obstet Gynecol. 2009;2(4):222-231.

Indonesia, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI. Riskesdas 2013: pedoman pengisian kusesioner Riskesdas 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, 2013.

Soetjiningsih. Makanan pengganti air susu ibu. Jakarta: Sagung Seto, 2012.

Siregar. Faktor-faktor yang memengaruhi pemberian ASI oleh ibu melahirkan. Skripsi. Medan: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara, 2004.

Sadiman. Determinan ibu melakukan penyapihan pada anak kurang dari dua tahun di puskesmas Yosomulyo Kota Metro. Jurnal Kesehatan Metro Sai Mawai. 2009;41.

Akter S and Rahman MM. Duration of beastfeedin and its correlates in Bangladesh. J Health Popul Nutr.2010;28(6):595−601.

Khan MAS, Hossain MM, Razzak A, and Amin R. Factors of weaning practices by mothers on children. The ORION Medical Journal. 2008:30:561-564.

Helmyati S, Hadi H, dan Lestariana W. Kejadian Anemia pada Bayi Usia 6 bulan yang Berhubungan dengan Sosial Ekonomi Keluarga dan Usia Pemberian Makanan Pendamping ASI. Berita Kedokteran Masyarakat. 2007;23(1):35-40.

Singh NS and Singh NS. Determinants of breastfeeding amongst women in Manipur. Bangladesh J Med Sci. 2011:10(4):235-239.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Penelitian Gizi dan Makanan ( p-ISSN: 0125-9717. e-ISSN: 2338-8358) is published by National Institute of Health Research and Development, Ministry of Health of Republic of Indonesia

http://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/pgm/


Indexed by:

Statistik Pengunjung: View My Stats
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.